Uncategorized

Eqi, Warga Asrama yang Berhasil Presentasi Penelitian di Jepang

Kabar membanggakan datang dari salah satu warga Asrama Sunan Giri. M Nurilman Baehaqi yang kerap dipanggil eqi diberangkatkan ke Jepang untuk menghadiri Hokkaido Indonesia Student Association Science Meeting (HISAS) yang ke-15.

Acara yang digelar pada 17-18 Maret di Hokkaido University ini mengumpulkan lebih dari 70 tim peneliti dari Indonesia untuk mempresentasikan hasil karyanya. Acara ini dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Perwakilan Menteri Kesehatan RI, dan Dekan Fakultas Pertanian Hokkaido University.

Sebelumnya, eqi dan tim telah mengalahkan sekira 300 paper milik mahasiswa dari seluruh Indonesia dan lolos tahap seleksi pengumpulan paper bersama 75 paper lainnya yang juga akan dipresentasikan di Hokkaido University. Tahapan awal seleksi paper tersebut bertema Integrated Science for attaining Indonesia’s Golden Generation in 2045.

Penelitian yang dipresentasikan berjudul “Maritime Online Learning as Learning Media and Marketing Platform of Sea Product for Indonesian Fisherman”. Hal ini dilatarbelakangi oleh kurangnya optimalisasi sumberdaya manusia (dalam hal ini nelayan) dalam mengeksplorasi potensi kemaritiman di Indonesia. Peneliti dalam hal ini terdiri dari M Nurilman Baehaqi, Susana Aprilia Betakore dan Wulan Azahra Khairunisa. Respons positif bermunculan ketika presentasi dilakukan dari para panelis yang ada.

Asrama Sunan Giri tetap konsisten dalam mendorong warganya untuk berkompetisi dan berkembang di dalam kegiatan internasional. Salah satu hal yang dilakukan adalah dengan memberikan bantuan dana untuk ke Jepang. Hal ini dilakukan karena memang uang merupakan faktor yang kerap menjadi masalah bagi warga asrama yang hendak berkegiatan di luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *