Oleh: Agus Saeful Iman (Angkatan Ibnu Majah)

Wayang kulit merupakan sebuah boneka tiruan dari seorang tokoh atau karakter yang ada dalam sebuah cerita rakyat yang terbuat dari lembaran kulit kerbau yang telah dikeringkan. Tokoh-tokoh yang ada dalam perwayangan biasanya diangkat dari karakter-karakter yang ada dalam cerita-cerita rakyat seperti Mahabarata atau Ramayana contohnya Arjuna, Bima, Nakula, Sadewa dan tokoh-tokoh lain yang ada dalam cerita tersebut.

Pertunjukan Wayang kulit biasanya dimainkan oleh seseorang yang disebut Dalang. Dalang adalah seseorang yang memiliki keahlian khusus untuk memainkan boneka-boneka wayang dan mengatur atau memimpin gerakan-gerakan yang di peragakan oleh para wayang dan untuk mengatur jalan cerita pertunjukan wayang tersebut. Keahlian menjadi seorang dalang biasanya diperoleh dari keahlian turun-temurun dari leluhurnya. Seorang anak dalang akan bias mendalang tanpa belajar mendalang secara formal, keahlian mendalang seorang anak dalang diperoleh dari kebiasaan dia mengikuti ayahnya saat mendalang, membantu ayahnya dalam mempersiapkan pertunjukan wayang, dan saat dia menonton ayahnya saat menjadi seorang dalang.

Wayang kulit merupakan salah satu warisan kesenian dan kebudayaan masyarakat Indonesia yang cinta kesenian. Bukann hanya sekedar kesenian atau kebudayaan bangsa Indonesia yang dipertunjukan wayang kulit dulu digunaka oleh masyarakat jawa  untuk permenungan menuju roh spiritual para dewa. Wayang kulit juga berperan aktif dalam persebaran islam di Indonesia khususnya dijawa karena dahulu wayang kulit dijadikan sarana berdakwah oleh sunan kalijaga untuk menyebarkan agama islam.

Indonesia merupakan suatu negara yang kaya akan sejarah, agama seni, dan budaya yang semuanya saling berhubungan satu sama dan saling memperkuat dan saling bersinergi. Banyak bangsa yang iri akan kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia. Oleh karena itulah kita sebagai warga Indonesia sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia.

Categories: Edutrip

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Edutrip

Oeang Republik Indonesia dan Oeang Republik Indonesia Daerah

Oleh : Restu Saputra (Angkatan Al-Khawarizmi) Oeang Republik Indonesia dan Oeang Republik Indonesia Daerah Oleh : Restu Saputra   Pada 30 September 2017, Asrama Sunan Giri mengadakan acara Edutrip, yaitu mengunjungi beberapa museum yang ada Read more…

Edutrip

Tokoh Raden Gatot Kaca dalam Wayang Golek Sunda

Oleh: Sajili Nur Alam (Angkatan Utsman Bin Affan) Gatot kaca merupakan salah satu pandawa yang membela Negara Amarta pada lampau. Ia merupakan manusia biasa yang tidak punya kesaktian apa pun dan  juga merupakan putra Arya Read more…

Edutrip

Uniknya Wayang Suket

Oleh: Ronaldo Ahmad Sidik (Angkatan Umar bin Khattab) Selama ini kita hanya mengenal wayang kulit, wayang golek, atau wayang beber sebagai seni pertunjukan yang diakui oleh UNESCO. Selain tiga wayang yang telah disebutkan, Indonesia masih Read more…