Oleh: Ahmad Goniawan (Angkatan Ibnu Majah)

“Salah satu hal yang bisa dilakukan seorang Guru adalah mengirim pulang seorang murid di siang hari dalam keadaan menyukai diri mereka sedikit lebih dari pada ketika ia datang di pagi hari”. (Ernest Melby)

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap orang, karena dengan pendidikan seseorang akan terbentuk suatu kepribadian yang nantinya akan menjadi kebiasaan (habbits) dalam kehidupan sehari-hari. Memperoleh pendidikan merupakan hak setiap warga negara yang telah diatur dalam Pasal 31 Undang Undang Dasar 1945, karena pendidikan memiliki peranan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup dan masa depan seseorang. Tanpa pendidikan, seseorang akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak berkualitas, dia akan tumbuh menjadi seseorang yang tidak mengenal aturan, seenaknya sendiri, malas dan cenderung memiliki mental yang lemah, tidak memiliki daya juang positif yang akhirnya akan membuat arah hidupnya tidak jelas, tidak terkendali dan dapat terjerumus kedalam hal-hal yang bersifat negatif.

Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan sebuah pengalaman mengikuti kegiatan kerelawanan dalam kegiatan Kampoeng Mandiri, sebuah program yang bertujuan untuk melakukan pelatihan dan pengembangan soft skill masyarakat baik dalam bidang pendidikan maupun dalam bidang social masyarakat yang dilakukan di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak Beringin Indah Rawamangun.  Program ini di gagas oleh Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Jakarta.

Kegiatan Kampoeng Mandiri di laksanakan setiap hari sabtu dan minggu selama satu bulan, adapun materi yang diberikan adalah:

  • Peatihan Kerajinan Tangan

Masyarakat dilatih untuk membuat sebuah karya seni melalui pelatihan kerajinan tangan, seperti membuat Bross dari bahan planel, bingkai foto dari kardus dll. Setelah menghasilkan produk nantinya hasil-hasil yang dibuat akan di lombakan diacara penutup

  • Penyuluhan Pembuatan MainumamSehat

Penyuluan pembuatan minuman sehat bertujuan supaya ibu-ibu PKK ketika dirumah bisa membuat minuman yang sehat untuk keluarganya, tanpa membeli harus keluar.

  • Penyuluhan Kesehatan

Penyuluhan kesehehatan ini pihak FBM UNJ masih berkerjasama dengan pihak Korps Sukarelawan PMI UNIT UNJ untuk melakukan bagaimana caranya melakukan tolongan pertama.

  • Bimbingan Belajar Anak

Bimbingan Belajar Anak dilakukan diminggu ketiga yang bertujuan supaya anak-anak bisa mampu lebih mengetahui atau memahami pelajaran – pelajaran yang tidak di fahaminya ketika di sekolah.

  • Perlombaan Kreatifitas

Lomba-lomba dilakukan karena masih bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI, jadi supaya menambah semangat anak-anak dan remaja.

Kegiatan yang dilakukan selama satu bulan meninggalkan banyak cerita, pengalaman dan ilmu yang bisa di pelajari. Sebagaimana orientasi seorang adalah menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. Menjadi seorang pendidik adalah kewajiban setiap orang terdidik, dan menjadi seorang relawan mempunyai harga yang tidak ternilai.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Opini

Napak Tilas Perjuangan Ki Hadjar Dewantara

Oleh : Reza Ardiansyah Saputra Editor : M Nurilman Baehaqi Hardiknas merupakan akronim dari Hari Pendidikan Nasional (Indonesia Nasional Education Day), yang diperingati setiap tanggal 2 Mei. Mulai ditetapkan pada tahun 1959,  namun secara efektif Read more…

Opini

MAY DAY: Memanusiakan Kaum Pekerja

Oleh: Kafi Maulana Editor: M Nurilman Baehaqi “Libur telah tiba… libur telah tiba… hore… hore… hore”. Sepenggal lirik lagu anak – anak tadi pastinya mewakili sebagian besar perasaan anak – anak sekolah, pekerja kantoran, buruh Read more…

Opini

Eksistensi Organisasi Ekstra Kampus

Oleh: Fikri Ramadhan (Angkatan Sholahuddin Al Ayyubi) Kampus merupakan tempat pertaruhan ideologi-ideologi sehingga adanya gerakan politik dari mahasiswa. Kampus merupakan ruang pabrik untuk segala pemikiran-pemikiran dan ilmu yang semakin berkembang. Sehingga pertaruhan ideologi-ideologi itu sebagai Read more…